Selasa, 26 Mei 2026
Breaking News
Hormati Jejak Sejarah, Jabar Terbaik dalam Anugerah Kearsipan 2026 Bukan di Udara, Ini Alasan Penguin Pilih Terbang di Dalam Lautan ‘MengEMASkan Indonesia’, PT Pegadaian Catatkan Kinerja Gemilang di Awal 2026 Bukan Keluarga Beruang, Inilah Fakta Unik Panda Merah yang Menggemaskan Hilang Kontak Ketika Jalankan Misi Kemanusiaan, Bupati Bandung Kecam Tindakan Tentara Israel Terhadap Jurnalis Asal Cicalengka Punggawa Persib Bandung Bersiap Hadapi Persijap Jepara di Laga Pamungkas, Target Raih Kemenangan Jelang Laga Persib Bandung Menjamu Persijap Jepara, Wagub Jawa Barat Imbau Ini! Kirab Milangkala Tatar Sunda Selesai, Gubernur Jawa Barat Kembali Serahkan Pusaka Mahkota Binokasih Bencana Hidrometeorologi Basah Masih Mengintai, BNPB Keluarkan Imbauan Ini! Dukungan Mengalir, Sugianto Bulatkan Tekad Ramaikan Bursa Pencalonan Ketua di Musda Golkar Kabupaten Bandung Hormati Jejak Sejarah, Jabar Terbaik dalam Anugerah Kearsipan 2026 Bukan di Udara, Ini Alasan Penguin Pilih Terbang di Dalam Lautan ‘MengEMASkan Indonesia’, PT Pegadaian Catatkan Kinerja Gemilang di Awal 2026 Bukan Keluarga Beruang, Inilah Fakta Unik Panda Merah yang Menggemaskan Hilang Kontak Ketika Jalankan Misi Kemanusiaan, Bupati Bandung Kecam Tindakan Tentara Israel Terhadap Jurnalis Asal Cicalengka Punggawa Persib Bandung Bersiap Hadapi Persijap Jepara di Laga Pamungkas, Target Raih Kemenangan Jelang Laga Persib Bandung Menjamu Persijap Jepara, Wagub Jawa Barat Imbau Ini! Kirab Milangkala Tatar Sunda Selesai, Gubernur Jawa Barat Kembali Serahkan Pusaka Mahkota Binokasih Bencana Hidrometeorologi Basah Masih Mengintai, BNPB Keluarkan Imbauan Ini! Dukungan Mengalir, Sugianto Bulatkan Tekad Ramaikan Bursa Pencalonan Ketua di Musda Golkar Kabupaten Bandung
Bandung Raya Daerah
Penulis: Cep 09 Sep 2025

Bandung Zoo Kehilangan Rp 2,7 Miliar Lewatkan Dua Kali Long Weekend Tanpa Pengunjung

Imbas penutupan sementara kawasan Bandung Zoo, Kota Bandung, Jawa Barat, pengelola mengklaim kerugian yang cukup fantastis.

Bandung Zoo di Kota Bandung, Jawa Barat, terpaksa harus kehilangan pendapatannya sebesar Rp 2,7 miliar lantaran melewatkan dua kali long weekend tanpa pengunjung. Foto: ist/

Bandung Zoo di Kota Bandung, Jawa Barat, terpaksa harus kehilangan pendapatannya sebesar Rp 2,7 miliar lantaran melewatkan dua kali long weekend tanpa pengunjung. Foto: ist/

trustjabar.com – Imbas penutupan sementara kawasan Bandung Zoo atau Kebun Binatang Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, pengelola mengklaim kerugian yang cukup fantastis. Kerugian pendapatan itu lantaran salah satu destinasi wisata edukasi di Kota Bandung itu terpaksa melewatkan dua kali kesempatan long weekend.

Baca Juga : Kelahiran Anak Harimau Benggala Tambah Koleksi Satwa di Bandung Zoo

Humas Bandung Zoo, Sulhan Syafii atau yang akrab dengan sebutan Aan menjelaskan, kawasan destinasi edukasi itu terpaksa melewatkan 2 kali long weekend. Alhasil, pendapatan pun nihil. Tidak tanggung-tanggung, potensi akumulasi kerugian Kebun Binatang Bandung akibat penutupan sementara itu mencapai Rp 2,7 miliar.

“Sebelum adanya penutupan kawasan, kalau long weekend kita biasanya memperoleh pendapatan yang cukup lumayan. Perkiraan (kerugian akibat penutupan) mencapai Rp 2,7 miliar,” ungkapnya melalui pesan singkatnya, Selasa (9/9/2025).

Aan menjelaskan, potensi kerugian Bandung Zoo itu merupakan akumulasi di antaranya dari penjualan tiket, produk masuk, sewa, dan tenant. Sebab, kata ia, biasanya jika ada produk masuk menjelang long weekend, pemilik produk hadir di Kebun Binatang Bandung. Namun, lantaran kisruh manajemen dan berakhir dengan penutupan sementara Kebun Binatang Bandung, Aan menegaskan, potensi pendapatan pun melayang.

“Dari produk masuk saja (saat long weekend) sebenarnya sudah lumayan (potensi pendapatan). Belum lagi dari tenang-tenant dan penjualan tiket masuk,” ujarnya.

Kebutuhan Pakan Satwa, Bandung Zoo Butuh Rp 15 Juta per Bulan

Dari informasi yang diperoleh, Kebun Binatang Bandung memerlukan biaya antara Rp 13 juta hingga Rp 15 juta untuk kebutuhan pakan satwa saja. Saat ini, Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT) Bisma Bratakoesoema membiayai kebutuhan pakan satwa tersebut. Saat ini terdapat 710 satwa di Kebun Binatang Bandung yang terdiri dari mamalia, burung, reptil.

Baca Juga : Bandung Zoo Masih Tutup Setelah Kisruh Dualisme Manajemen

Sebelumnya, Kebun Binatang Bandung terpaksa tutup setelah terjadi insiden pengambilalihan paksa manajemen pada awal Agustus 2025. Pendudukan manajemen oleh Taman Safari Indonesia (TSI) dari YMT, sempat menimbulkan keributan kecil karena penutupan paksa pintu gerbang.

Di tengah kisruh dualisme manajemen itu, Bandung Zoo mendapat kabar menggembirakan. Kabar itu yakni adanya penambahan koleksi satwa seiring dengan lahirnya dua ekor anak harimau Benggala. Dua anak harimau Benggala itu lahir pada 12 Juli 2025 dari indukan Jelita dan Shahrukh Khan. (cep/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Bandung Zoo Kehilangan Rp 2,7 Miliar Lewatkan Dua Kali Long Weekend Tanpa Pengunjung

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.