Rabu, 13 Mei 2026
Breaking News
DLH Catat Degradasi Lahan di Kabupaten Bandung Mencapai 37,7 Ribu Hektare Hardiknas 2026, Pegadaian Jabar Beri Beasiswa “Gold Generation” untuk 10 Siswa SMK Bina Warga Lindungi UMKM, Kemendag Revisi Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 13 Tahun 2026 Percepat Pembangunan JDU, PDAM Tirta Raharja Kabupaten Bandung Targetkan 1000 SR Baru Air Bersih di Dua Desa Raperda BMD Gagal Masuk Agenda Paripurna, Bamus DPRD Kabupaten Bandung Buka Suara Raperda BMD Tersandera di Meja Bamus DPRD Kabupaten Bandung, Gagal Diparipurnakan? Ditanya Proses Penanganan Dugaan Kasus Korupsi PT BDS, Kepala Kejari Kabupaten Bandung Irit Bicara Pengembangan Pariwisata di Jawa Barat Wajib Terapkan Prinsip Keberlanjutan Bencana Hidrometeorologi Masih Hantui Beberapa Wilayah di Indonesia Pemprov Jawa Barat Kembali Raih Penghargaan Kemendagri di Hari Otonomi Daerah DLH Catat Degradasi Lahan di Kabupaten Bandung Mencapai 37,7 Ribu Hektare Hardiknas 2026, Pegadaian Jabar Beri Beasiswa “Gold Generation” untuk 10 Siswa SMK Bina Warga Lindungi UMKM, Kemendag Revisi Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 13 Tahun 2026 Percepat Pembangunan JDU, PDAM Tirta Raharja Kabupaten Bandung Targetkan 1000 SR Baru Air Bersih di Dua Desa Raperda BMD Gagal Masuk Agenda Paripurna, Bamus DPRD Kabupaten Bandung Buka Suara Raperda BMD Tersandera di Meja Bamus DPRD Kabupaten Bandung, Gagal Diparipurnakan? Ditanya Proses Penanganan Dugaan Kasus Korupsi PT BDS, Kepala Kejari Kabupaten Bandung Irit Bicara Pengembangan Pariwisata di Jawa Barat Wajib Terapkan Prinsip Keberlanjutan Bencana Hidrometeorologi Masih Hantui Beberapa Wilayah di Indonesia Pemprov Jawa Barat Kembali Raih Penghargaan Kemendagri di Hari Otonomi Daerah
Nasional Pojok Lingkungan Serba Serbi Teknologi
Penulis: Cep 03 Apr 2026

Mengupas El Nino Godzilla yang Bakal Melanda Wilayah Indonesia

Dampak El Nino Godzilla ini terjadinya pembentukan awan dan hujan terkonsentrasi di atas Samudra Pasifik. Sebaliknya, wilayah Indonesia mengalami minim awan hujan.

Ilustrasi kekeringan. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjelaskan mengenai dampak El Nino Godzilla yang bakal melanda wilayah Indonesia. Foto: ist/net

Ilustrasi kekeringan. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjelaskan mengenai dampak El Nino Godzilla yang bakal melanda wilayah Indonesia. Foto: ist/net

trustjabar.com – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkirakan Indonesia menjadi salah satu negara yang terkena dampak El Nino Godzilla dan IOD positif. Lalu, bagaimana dampaknya pada lingkungan dan wilayah mana saja yang terkena fenomena alam ini?

Baca Juga : Ancaman Badai El Nino, Pemerintah di Seluruh Asia Tenggara Berpacu Amankan Pasokan Pangan

Sebagai informasi, El Nino merupakan fenomena pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik ekuator. Mengutip unggahan akun Instagram BRIN (@brin_indonesia), fenomena El Nino Godzilla ini berpotensi terjadi sejak April hingga Oktober 2026.

Dampak El Nino Godzilla ini terjadinya pembentukan awan dan hujan terkonsentrasi di atas Samudra Pasifik. Sebaliknya, wilayah Indonesia mengalami minim awan hujan.

“Sementara itu, fenomena IOD positif di Samudra Hindia diindikasikan dengan pendinginan suhu permukaan laut di dekat Sumatra dan Jawa. Sehingga menyebabkan wilayah Indonesia mengalami pengurangan  hujan yang signifikan,” kata Prof Erma Yulihastin, peneliti BRIN.

Periset di Pusat Riset Iklim dan Atmosfer BRIN ini menjelaskan, fenomena El Nino Godzilla menyebabkan musim kemarau di Indonesia lebih panjang dan kering. Pasalnya, fenomena El Nino yang bakal terjadi ini termasuk variasi kuat (“Godzilla”).

Bahkan beberapa model global, memprediksi El Nino mulai terjadi sejak April 2026. Fenomena ini juga bakal diperkuat dengan fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) positif. “Di Indonesia, kedua fenomena ini diprediksi akan terjadi bersamaan selama musim kemarau sejak April hingga Oktober 2026,” tulisnya.

Daerah di Indonesia Terdampak Fenomena El Nino Godzilla dan IOD Positif

Dalam unggahan tersebut, sebagian besar Pulau Jawa hingga Nusa Tenggara Timur akan lebih dulu terkena dampak fenomena El Nino Godzilla ini. Sedangkan untuk wilayah Sulawesi, Maluku, Halmahera, sebagian besar masih akan mengalami curah hujan tinggi.

“Itu berdasarkan dari model prediksi musim yang dikembangkan BRIN untuk kondisi dampak El Nino - IOD positif pada April hingga Juli 2026,” katanya.

Baca Juga : Video Dampak Gempa Bumi Tektonik yang Mengguncang Kota Bitung Sulawesi Utara

Erma juga memaparkan mengenai dampak El Nino terhadap lingkungan. Ia menjelaskan, dampak super El Nino dan IOD positif ini, tidak seragam di wilayah Indonesia. Hal ini pernah terjadi pada El Nino dan IOD positif yang terjadi pada 2023 lalu.

Oleh karenanya, lanjut ia, mitigasi pemerintah sebaiknya mempertimbangkan beberapa aspek. Di antaranya dampak kekeringan di selatan Indonesia yang dapat mengancam lumbung padi nasional khususnya di Pantura Jawa.

Selain itu, pemerintah juga perlu melakukan mitigasi dampak banjir di wilayah timur laut Indonesia seperti di Sulawesi, Halmahera, dan Maluku. Hal tersebut lantaran masih terjadinya curah hujan tinggi selama kemarau yang merupakan dampak El Nino Godzilla dan IOD positif ini.

Erma juga memberikan rekomendasi untuk mitigasi juga dampak kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sumatra dan Kalimantan. Meskipun khususnya bagian utara kedua pulau ini tetap akan mengalami hujan yang tinggi.

Kemudian, lanjut Erma, rekomendasi lainnya yakni mengoptimalkan produksi garam untuk mencapai swasembada garam selama 2026-2027 khususnya di wilayah selatan Indonesia.

“Oleh karena itu, pemerintah perlu mewaspadai dampak kekeringan yang dapat mengancam lumbung pangan nasional di wilayah Pantura Jawa. Selain itu, dampak karhutla di Kalimantan dan Sumatra juga harus dimitigasi. Namun di saat bersamaan, pemerintah juga sebaiknya menyiapkan strategi menangani kelebihan curah hujan di wilayah Sulawesi, Halmahera, dan Maluku. Kelebihan curah hujan ini berpotensi berdampak terhadap banjir dan longsor,” katanya. (cep/trustjabar/R1

Komentar

0 komentar untuk Mengupas El Nino Godzilla yang Bakal Melanda Wilayah Indonesia

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.